Kamis, 10 September 2015

11 PILAR PENGELOLAAN KARYAWAN YANG SERING DILALAIKAN PENGUSAHA

 
Sebagian besar dari kita selalu merasa sakit kepala jika sudah dihadapkan pada cara mengelola karyawan. Padahal yang membutuhkan jasa karyawan ya kita sendiri. Jika karyawan sulit diatur atau tidak bekerja semestinya, berarti ada sesuatu yang salah pada manajemen perusahaan kita. Hal yang paling mudah ditemukan adalah tidak adanya sistem pengelolaan karyawan yang memadai.
Dibandingkan dengan sistem produksi, sistem pemasaran atau sistem keuangan, sistem pengelolaan karyawan memang dapat dikatakan lebih njlimet. Ini dapat dimaklumi mengingat yang diatur adalah manusianya.

1. Membuat Visi & Misi Usaha
Karyawan adalah orang yang asing bagi usaha kita. Mereka masuk ke perusahaan kita dengan tujuan untuk bekerja, tidak mengetahui sama sekali maksud dan tujuan kita mendirikan usaha itu. Jika kita tidak memiliki visi dan misi yang dapat dibaca dan dimengerti para karyawan kita, maka mereka hanya akan bekerja menuruti perintah kita saja tanpa pernah berusaha bekerja untuk mencapai tujuan sebenarnya yang kita inginkan. Sebuah usaha tanpa visi dan misi ibarat seorang sopir yang membawa kendaraannya tanpa tahu pemberhentian selanjutnya.
2. Membuat Struktur Organisasi Usaha
Bisnis tidak sama dengan dagang. Dagang bisa kita tangani sendiri, namun bisnis memerlukan organisasi bisnis. Supaya teratur, organisasi bisnis tersebut perlu dibuatkan struktur organisasinya. Struktur organisasi itu bisa dibuat yang paling sederhana hanya terdiri dari 3 orang sampai struktur organisasi perusahaan besar yang melibatkan ratusan orang didalamnya. Struktur organisasi usaha memperjelas posisi/kedudukan karyawan dan garis komandonya. Tujuannya adalah efektifitas kinerja masing-masing karyawan.
3. Membuat Deskripsi Pekerjaan Karyawan
Jika posisi karyawan sudah ditentukan dalam struktur organisasi usaha, maka langkah selanjutnya adalah membuat deskripsi pekerjaan karyawan. Pada usaha kecil dan menengah seringkali pekerjaan karyawan tidak jelas, mereka mengerjakan apa saja yang kita perintahkan. Dalam jangka pendek, mungkin hal ini menguntungkan kita. Namun dalam jangka panjang pada saat perusahaan kita mulai besar, akan menimbulkan ketidakprofesionalan kinerja. Jadi susunlah deskripsi pekerjaan karyawan dan buatlah mereka paham sehingga mampu menerapkan dalam pekerjaannya sehari-hari.
4. Membuat Peraturan Perusahaan
Banyak usaha yang didirikan dan dibesarkan oleh pemiliknya hanya mengikuti arus air mengalir saja. Usaha-usaha seperti ini cenderung sulit berkembang karena hambatan manajerial. Untuk itulah kita sebagai pemilik harus tanggap untuk mulai mengatur internal perusahaan kita. Tulis saja batasan-batasan apa saja yang harus dipatuhi karyawan. Lama kelamaan tulisan kita ini akan membentuk peraturan perusahaan. Tujuannya adalah untuk mengatur kinerja karyawan dan mengarahkan kinerja mereka untuk mencapai visi dan misi usaha kita.
5. Membuat Peraturan Disiplin Karyawan
Karyawan itu manusia biasa dari berbagai latar belakang. Di Indonesia, etos kerja dan kedisiplinan menjadi penghambat utama kemajuan. Mayoritas karyawan hanya menunggu gaji bulanan dan seringkali mengabaikan kewajiban. Untuk itulah diperlukan aturan disiplin karyawan. Tujuannya adalah supaya kita tidak rugi menggaji mereka dan mereka bisa memanfaatkan waktu kerja yang tersedia untuk menghasilkan karya. Tanpa aturan disiplin ini, kita akan kesulitan mengatur karyawan jika jumlahnya lebih dari 10 orang.
6. Membuat Kontrak Kerja Karyawan
Jangan pernah mengangkat karyawan tetap kalau kita sendiri tidak bisa menjamin produktifitas karyawan tersebut. Produktifitas kita itu makin lama makin menurun. Padahal produktifitas perusahaan makin lama harus makin meningkat. Disinilah diperlukan sarana untuk mengikat produktifitas karyawan tersebut dengan kontrak kerja karyawan. Tanpa kontrak kerja, kita akan kesulitan memisahkan hak dan kewajiban mereka, khususnya yang berkaitan dengan produktifitas dan gaji (kesejahteraan karyawan).
7. Membuat Sistem Penghargaan & Hukuman (Reward & Punishment)
Peraturan disiplin saja tidak cukup untuk menghasilkan kinerja yang luar biasa produktif. Di Indonesia ada pemeo yang mengatakan bahwa aturan itu dibuat untuk dilanggar. Supaya perusahaan tidak merugi, buatlah sistem penghargaan dan hukuman yang jelas. Karyawan yang produktif sesuai target perusahaan akan mendapatkan reward. Sedangkan karyawan yang tidak produktif atau melakukan pelanggaran/kejahatan akan mendapatkan punishment. Kejelasan reward & punishment ini mampu mendongkrak produktifitas karyawan.
8. Membuat Sistem Promosi & Demosi
Bekerja terus menerus pada satu bidang dalam jangka waktu yang lama akan menimbulkan kejenuhan. Kejenuhan awal dari menurunnya produktifitas. Untuk menghindari hal ini perlu dibuat sistem promosi atau demosi. Promosi diberikan kepada karyawan yang berprestasi tinggi dan banyak menyumbangkan keuntungan bagi perusahaan. Sedangkan demosi diberikan kepada karyawan yang produktifitasnya rendah. Promosi dan demosi berkaitan langsung dengan struktur organisasi perusahaan.
9. Membuat Sistem Regenerasi & Kaderisasi
Kita makin lama makin tua dan akhirnya akan mati. Apakah jika kita tua dan mati perusahaan kita ikut-ikutan mati? Kita semua berharap usaha kita akan hidup dalam jangka panjang. Untuk itu perlu dibuat system regenerasi dan kaderisasi karena keturunan kita sendiri belum tentu becus menjalankan usaha yang sudah kita rintis dengan susah payah.
10. Membuat Sistem Gaji & Kesejahteraan Karyawan
Jika kita berpikir bahwa karyawan kita patuh pada kita dan akan menyelesaikan pekerjaan dengan baik, maka kita keliru. Yang ada di kepala karyawan itu adalah kapan gajian, kapan gajinya naik, dan kapan dapat bonus diluar gaji! Gaji adalah hal yang utama bagi karyawan. Untuk mendapatkan produktifitas mereka, kita harus mampu memenuhi harapan mereka akan gaji dan kesejahteraan karyawan. Kita harus mampu membuat sistem gaji dan kesejahteraan yang dinamis mengikuti produktifitas dan pertumbuhan perusahaan. Cara ini sangat elegan karena baik perusahaan, pengusaha maupun karyawan sama-sama diuntungkan.
11. Membuat Prosedur Standar Operasi (SOP)
Turn over karyawan tidak dapat dihindari. Kesulitan utama pada saat terjadinya turn over karyawan adalah merekrut tenaga kerja baru dan melatihnya dari nol lagi. Jika hal ini terlalu sering terjadi, maka usaha kita tidak akan bertumbuh. Kita harus menciptakan sebuah system mampu mempertahankan produktifitas meskipun karyawannya berganti. Inilah yang disebut Standard Operating Procedure (SOP). Dengan menggunakan SOP, kita dapat menghemat waktu untuk melakukan perekrutan dan pelatihan karyawan dan dijamin karyawan yang baru dapat menghasilkan karya yang diinginkan perusahaan.


CATATAN :
Artikel ini ditulis Suryono Ekotama pada bulan Januari 2009 & pernah dikirimkan ke Majalah MitraSukses. Artikel ini telah mengalami re-editing pada tanggal 31 Agustus 2009. Publikasi dalam website ini bertujuan untuk memberikan tambahan wawasan tentang trik & strategi bisnis kepada siapapun dan dimanapun berada untuk memajukan bangsa Indonesia.


Selasa, 08 September 2015

Menjaga Motivasi Karyawan




Salah satu kunci penting memotivasi karyawan adalah menghindari tindakan-tindakan yang membunuh motivasi karyawan. Ini berarti, memotivasi karyawan tidak cukup hanya dengan mendorong karyawan berperilaku motivatif, tetapi juga menjaga diri anda, sebagai seorang manajer, untuk tidak melakukan sesuatu yang dapat mematahkan semangat karyawan. Sikap negatif anda dapat menghalangi sesuatu positif dari orang lain.

Ada banyak hal yang dapat mengendurkan motivasi karyawan. Yang terpenting berasal dari anda sendiri. Berikut beberapa tips beberapa tindakan yang perlu anda ingat-ingat, karena bila tidak, anda dapat menjatuhkan motivasi karyawan.

1. Jangan mengkritik karyawan di hadapan orang lain.

Ini adalah pembunuh motivasi nomor satu. Jangan permalukan karyawan di hadapan orang lain. Meski anda mengatakan sesuatu yang menurut anda benar, namun mengkritiknya di depan umum, dapat melukai perasaannya. Kritik anda dapat meninggalkan bekas luka dalam yang mengubah motivasi menjadi sakit hati dan dendam berkepanjangan.

2. Jangan menghina/merendahkan karyawan.

Melontarkan kata-kata seperti, "bodoh", "goblok", atau kata-kata penuh hinaan lain adalah tindakan yang harus dihindari jauh-jauh. Berhati-hatilah dengan perkataan anda. Jangan sepelekan orang lain. Mereka takkan melakukan sesuatu yang anda inginkan dengan baik jika anda sendiri menganggap mereka tidak becus.

3. Jangan menganggap karyawan sebagai alat.

Sebagai manajer, anda memang menggunakan orang lain untuk mencapai tujuan. Namun, jika anda bersikap seolah-olah memperalat karyawan demi tujuan anda sendiri, anda akan kehilangan simpati dan motivasi karyawan untuk mau bekerja pada anda. Libatkan karyawan pada tujuan bersama. Tunjukkan bahwa anda bersama mereka sedang mencapai tujuan demi keberhasilan bersama.

4. Jangan berlaku tidak adil.

Adalah wajar jika anda senang pada karyawan-karyawan terbaik anda. Namun itu bukan alasan untuk berlaku tidak adil. Perlakuan diskriminatif mudah sekali menjatuhkan semangat seluruh karyawan. Terlebih lagi bila anda tak sadar sedang "dijilat" oleh karyawan yang anda sukai.

5. Jangan hanya memikirkan diri sendiri.

Bagaimana perasaan anda saat mendengar atasan membanggakan dan memikirkan kepentingan dirinya sendiri. Anda mungkin merasa direndahkan secara tak langsung. Atau anda mungkin merasa atasan anda sedang mengambil keuntungan dari anda. Maka, itu pulalah yang dirasakan oleh karyawan anda jika anda hanya berpusat pada diri sendiri dan tak memberikan perhatian pada mereka.

6. Jangan ragu-ragu dalam mengambil keputusan.

Karyawan membutuhkan sebuah keputusan yang tegas, segera, namun bijaksana dari atasannya. Jika anda tampak bimbang dengan keputusan anda sendiri, karyawan akan merasa lebih bimbang lagi. Ini cepat sekali menjegal motivasi. Bukan hanya itu, mereka mungkin tak lagi mempercayai kemampuan diri mereka sendiri juga anda.

7. Jangan melemparkan tanggung jawab.

Tugas manajer adalah membimbing karyawan agar lebih baik dan berhasil. Salah satunya adalah dengan mendelegasikan wewenang. Tapi itu bukan berarti anda terlepas dari tanggung jawab atas tugas tersebut. Melemparkan tanggung jawab dapat meruntuhkan kepercayaan mereka pada anda sebagai seorang pemimpin. Di saat-saat sulit, tunjukkan tanggung jawab anda. Ini menumbuhkan hormat pada anda.

8. Jangan kaku, namun jangan turunkan standar kualitas anda.

Situasi tidak selalu berjalan sebagaimana diharapkan. Anda harus bersikap tegas, namun jangan diartikan sebagai sikap kaku. Terbuka dan terimalah masukan-masukan dari karyawan anda. Namun, anda tetap harus menjaga standar kualitas yang anda inginkan. Jika anda toleran terhadap sebuah kelemahan, anda menurunkan moral karyawan lain yang memiliki inisiatif tinggi.

9. Jangan menunjukkan ketidakpercayaan.

Kunci memotivasi orang adalah memberikan kepercayaan pada mereka. Sebaliknya, mematikan motivasi karyawan paling mudah dilakukan dengan mencabut kembali kepercayaan itu. Sepatah ucapan yang menunjukkan ketidakpercayaan sudah cukup untuk menyingkirkan motivasi mereka.

10. Jangan acuh tak acuh pada karyawan.

Jika anda ingin meruntuhkan motivasi karyawan, jangan berikan perhatian apa pun pada mereka. Jangan beri umpan balik. Jangan ingat kejadian-kejadian penting dalam hidup mereka. Jangan berikan waktu bagi mereka untuk berbincang-bincang. Jauh lebih mudah mematahkan semangat, ketimbang membangunnya. Untuk itu, hindari hal-hal yang bisa membunuh motivasi karyawan. Dan itu, berarti menjaga tindakan anda sendiri.

Semoga bermanfaat!!

Have a positive day!

Senin, 31 Agustus 2015

Mengelola Karyawan Dengan Baik

Mengelola orang  lebih banyak seninya dibandingkan dengan   ilmu. Tidak ada rumus rahasia atau seperangkat aturan untuk diikuti . Seperti seni sejati, dibutuhkan gaya pribadi dan komitmen tanpa henti untuk mengembangkan seni itu.


Berikut beberapa trik atau tipsnya:
1.       Bebaskan pikiran Anda dari kata manajer dan menggantinya dengan pemimpi.
Pemimpin tidak memerlukan gelar atau promosi, mereka adalah orang-orang yang menginspirasi dan memotivasi tanpa memperhatikan pengaturan atau tim.
2.       Pertahankan  rasa humor yang baik.
Ini membuat Anda didekati dan membantu Anda menjaga perspektif. Jangan membuat diri Anda  terlalu serius. Pada suatu waktu, semua orang menempatkan celana mereka pada satu kaki.
3.       Ingat bahwa direct report  Anda adalah orang.
Mereka bukan resources  dan mereka bukan human capitol. Mereka adalah orang dengan keluarga, perasaan, dan masalah. Hal ini tidak memungkinkan mereka  bekerja terpisah dari kehidupan rumah. Sadarilah bahwa orang memiliki kehidupan pribadi dan melakukan yang terbaik,  Anda harus bisa peka terhadap mereka. Perlakukan semua orang dengan sama terlepas dari gelar  atau posisi mereka. Ingatlah untuk banyak tersenyum dan selalu mempertahankan sikap yang menyenangkan.
4.       Tahu kekuatan dan kelemahan.
Mengetahui kekuatan tim Anda serta kelemahan dan sesegera mungkin untuk melakukan perbaikan.
5.       Memiliki rencana yang jelas tentang apa yang perlu dilakukan.
Jika gagal untuk merencanakan, Anda sudah berencana untuk gagal. Tetapkan tujuan jangka panjang dan pendek.
6.       Menjadi penentu.
 Ketika ditanya  pendapat Anda, Anda harus memiliki itu setelah dipikirkan dengan baik dan menyampaikannya secara persuasif. Anda tidak harus wafel atau stall baik untuk keputusan besar, menetapkan tenggat waktu, dan memiliki keputusan {cepat] pada saat itu. Jika seseorang menawarkan sebuah argumen yang meyakinkan Anda untuk mengubah keputusan, akui  dan rangkul ide baru sepenuhnya.
7.       Komunikasikan harapan Anda.
Tempatkan itu, jika memungkinkan, dalam tulisan kepada mereka. Kumpulkan umpan balik dari orang-orang yang Anda pimpin. Tahu apa yang mereka harapkan dari Anda. Tunjukkan setiap perbedaan langsung dan jelas.
8.       Memiliki pemahaman yang jelas dalam pikiran Anda sendiri mengenai hal-hal yang dapat Anda ubah  dan hal-hal  yang  tidak bisa.
Pusatkan semua upaya Anda pada hal-hal yang dapat Anda ubah. Orang yang selalu  berorientasi pada aksi  dicari dan sukses.
9.       Ingatlah bahwa untuk memotivasi orang yang bebreda  dengan hal yang berbeda  dan  orang akan melakukan apa dapat dilakukan miliki insentif.
Ini adalah tugas Anda untuk memastikan bahwa insentif mereka sesuai dengan tujuan Anda.
10.   Menjaga kepercayaan setiap orang dalam organisasi.
Manajer sering memiliki akses ke informasi lebih banyak dari karyawan lain. Sangat penting bahwa Anda tidak pernah mengkhianati kepercayaan dari perusahaan, manajer Anda, rekan-rekan Anda, atau karyawan Anda. Pastikan bahwa orang bisa curhat dengan Anda.
11.   Jadilah Konsisten.
Tindakan dan reaksi Anda harus konsisten. Anda jangan   menjadi tipe manajer yang inginnya  setiap orang  bertanya  tentang suasana hati  Anda sebelum mereka mendekati Anda dengan masalah.
12.   Menjadi fleksibel sangat penting dan jangan bertentangan dengan konsisten.
Anda harus tetap fleksibel untuk mengubah arah, mengubah aturan  , dan mengubah  sumber daya agar tetap kompetitif.
13.   Hanya fokus pada solusi,  bukan pada masalah.
Orang-orang tertarik ke arah solusi yang berorientasi ke individu.
14.   Hire perlahan dan bakar dengan cepat.
Anda berikan waktu  untuk mempekerjakan orang-orang berkualitas baik. Mewawancarai orang-orang dan melakukan pengecekan latar belakang menyeluruh. Ketika Anda mempunyai orang yang memiliki kepribadian mengganggu atau orang  gagal untuk melakukan yang Anda butuh ambil  langkah untuk menyingkirkan mereka secepat mungkin.


sumber : http://manajemen.bisnis.com/read/20130719/56/151764/14-kiat-mengelola-karyawan-atau-orang

Senin, 24 Agustus 2015

Semua Jadi Mudah dan Cepat dengan Software Penggajian (Payroll)

Apakah kantor tempat Anda bekerja saat ini sudah menggunakan software penggajian untuk mendukung sistem payroll dalam melakukan pembayaran gaji karyawan setiap bulannya ? Apakah Anda sudah memahami kata “payroll” itu ? Dan apa manfaat dari sistem payroll tersebut ? Payroll sendiri berasal dari kata bahasa Inggris, di mana artinya adalah daftar gaji. Jadi untuk sistem payroll bisa diartikan sebagai sebuah sistem administrasi penggajian yang secara rutin dilakukan dan bagian penting untuk sebuah perusahaan yang punya karyawan.
Payroll sendiri memang sangat jelas, yaitu sistem yang membantu dalam mengatur, mengelola, menghitung, dan sekaligus membantu dalam menentukan gaji setiap karyawannya. Selain itu sistem payroll juga bisa untuk digunakan sebagai metode dalam perhitungan untuk pajak penghasilan setiap karyawannya (PPH21). Jadi, cukup rumit bukan sistem payroll tersebut dan bayangkan jika itu dilakukan dengan manual. Oleh karena ini, kini banyak tersedia software penggajian karyawan yang bisa digunakan untuk lebih mempermudah sistem payroll tersebut.

Software penggajian sendiri tercipta dari adanya perkembangan sebuah metode administrasi manual berubah ke sistem administrasi yang lebih praktis, mudah, cepat dan modern. Software penggajian membuat sistem payroll terkomputerisasi dalam bentuk sebuah aplikasi penggajian atau disebut program penggajian. Dengan penggunaan aplikasi penggajian karyawan ini sangat efisien dan juga menguntungkan untuk perusahaan. Sebuah perusahaan tentu tidak dapat berkembang jika tanpa didukung penuh oleh sistem administrasi yang memadai.

Oleh karena itu, penggunaan software penggajian karyawan ini harus bisa dimanfaatkan secara maksimal, sehingga bisa memberikan kepuasaan karyawan akan besaran jumlah gaji yang sesuai dengan kinerja karyawan itu sendiri. Adapun manfaat lainnya dari penggunaan software penggajian karyawan ini diantaranya seperti

  • Proses pencatatan detail mengenai rekap gaji setiap karyawan akan tersusun rapih dan sesuai dengan kinerja karyawan tersebut. Mulai record absensi, rincian lembur, uang makan dan beberapa komponen lain ada dalam perhitungan gaji akan lebih terinci.
  • Laporan tentang informasi gaji seluruh karyawan bisa diupdate secara berkala dan terlihat lebih detail. Hal ini juga menyangkut dalam pengambilan keputusan untuk kenaikan gaji yang akan diterima setiap tahunnya.
  • Adanya software penggajian karyawan ini, slip gaji yang digunakan sebagai bukti pemberian gaji pun akan lebih mudah dalam proses pencetakan. Selain itu pencarian data slip gaji pun akan lebih mudah dicari karena sudah ter-record dengan baik dalam aplikasi tersebut.
  • Mengurangi kesalahan dalam perhitungan gaji. Bisa saja terjadi kesalahan dalam proses perhitungan gaji dikarenakan masih menggunakan sistem manual dan komponen yang masuk dalam hitungan cukup banyak.

 sumber : http://apuy-puye.com/pakai-software-penggajian-semua-jadi-mudah-dan-cepat/


    Kamis, 06 Agustus 2015

    7 Hambatan Untuk Menjadi Kreatif




    Siapa bilang kreativitas hanya milik para seniman?
    Siapa bilang kreativitias hanya milik orang muda?
    Siapa bilang orang sukses saja yang kreatif?

    Menurut Carol K Bowman (Creativity in Business), setiap orang memiliki kreativitas. Bahkan, mereka yang sudah di atas 45 tahun sekalipun masih dianugerahi kemampuan untuk menjadi kreatif. Pendeknya, selama otak masih berfungsi, kreativitas masih mengalir dalam diri seseorang. Lalu, jika demikian mengapa banyak orang belum mampu memanfaatkan kreativitas mereka secara optimal? Ternyata ada banyak hambatan untuk menjadi kreatif, 7 diantaranya dapat Anda simak disini. Kenali hambatan-hambatan tersebut, siapa tahu beberapa diantaranya dapat Anda temukan disini? Lalu ambilah strategi dan tindakan untuk mengasah kembali daya kreativitas Anda.

    Hambatan 1: Rasa Takut

    “Mengapa kamu tidak mencoba cara baru saja untuk menyelesaikan pekerjaan ini dengan lebih cepat?”
    “Ah, saya takut gagal. Kalau saya gagal atau salah, saya pasti dimarahi, bos! Jadi lebih baik saya kerjakan saja sesuai dengan yang diperintahkan.”
    Yah, rasa takut gagal, takut salah, takut dimarahi, dan rasa takut lainnya sering menghambat seseorang untuk berpikir kreatif. Tahukah Anda bahwa Abraham Lincoln sebelum menjadi presiden, berkali-kali kalah dalam pemilihan sebagai senator dan juga presiden? Tahukah Anda bahwa Spence Silver (3M) yang gagal menciptakan lem kuat, akhirnya menemukan `post-it’ notes?


    Hambatan 2: Rasa Puas

    “Mengapa saya harus coba sesuatu yang baru? Dengan begini saja saya sudah nyaman.” “Saya sudah sukses. Apa lagi yang harus saya cemaskan?”
    Ternyata bukan masalah saja yang bisa menjadi hambatan. Kesuksesan, kepandaian dan kenyamananpun bisa jadi hambatan. Orang yang sudah puas akan prestasi yang diraihnya, serta telah merasa nyaman dengan kondisi yang dijalaninya seringkali terbutakan oleh rasa bangga dan rasa puas tersebut sehingga orang tersebut tidak terdorong untuk menjadi kreatif mencoba yang baru, belajar sesuatu yang baru, ataupun menciptakan sesuatu yang baru.
    Apple Computer yang pernah menjadi nomor satu sebagai produsen komputer, pernah tergilas oleh para pemain baru di industri ini karena Apple telah terpaku pada keberhasilannya sebagai yang nomor satu, sehingga menjadi lengah untuk menawarkan sesuatu yang baru pada target pasar sampai perusahaan ini terhenyak dengan munculnya pesaing yang berhasil menggeser kedudukan Apple. Namun, belajar dari kesalahan, Apple berusaha bangkit kembali dengan produk-produk baru andalan mereka.


    Hambatan 3: Rutinitas Tinggi

    “Coba-coba yang baru?
    Aduh mana sempat? Pekerjaan rutin saja tidak ada habis-habisnya.”
    Apakah kalimat ini pernah Anda ucapkan? Jika ya, berarti rutinitas pernah menjadi hambatan bagi Anda untuk memanfaatkan kemampuan Anda untuk berpikir kreatif. Mungkin Anda perlu menyisihkan waktu khusus untuk mengisi `kehausan’ Anda akan kreativitas, misalnya baca buku tiap minggu (anda bisa menemukan ide brilian yang bisa Anda adaptasi, atau perbaiki), perluas lingkungan sosial Anda dengan mengikuti perkumpulan- perkumpulan di luar pekerjaan Anda (siapa tahu Anda bertemu dengan orang-orang yang bisa mendukung Anda ke jenjang sukses).
    Tahukah Anda bahwa Mariah Carey sengaja menyisihkan waktu dari kegiatan rutinnya sebagai penyanyi latar untuk memperluas pergaulannya? Mariah berusaha masuk ke lingkungan pergaulan para petinggi di dunia musik internasional sebelum akhirnya bertemu dengan produser musik yang bersedia mensponsori album pertamanya yang langsung menjadi hit dunia?


    Hambatan 4: Kemalasan Mental

    “Untuk mencoba yang baru berarti saya harus belajar dulu. Aduh, susah. Terlalu banyak yang harus saya pelajari. Biar yang lain saja yang belajar.”
    “Memikirkan cara lain? Wah, sekarang saja sudah banyak yang harus saya pikirkan. Lagipula memikirkan cara baru bukan tugas saya, biarlah atasan saya saja yang memikirkannya.”
    Ini merupakan beberapa contoh kemalasan mental yang menjadi hambatan untuk berpikir kreatif. Tidak heran jika orang yang malas menggunakan kemampuan otaknya untuk berpikir kreatif sering tertinggal dalam karir dan prestasi kerja oleh orang-orang yang tidak malas untuk mengasah otaknya guna memikirkan sesuatu yang baru, ataupun mencoba yang baru.
    Tahukah Anda bahwa Thomas Alva Edison tidak berhenti berusaha untuk memikirkan cara yang lebih baik dari eksperimen sebelumnya sampai puluhan kali sebelum akhirnya ia menemukan lampu pijar? Bayangkan apa yang akan terjadi jika pada kegagalan pertama, Edison malas berpikir untuk mengasah kreativitasnya dan melanjutkan ke eksperimen-eksperim en berikutnya?


    Hambatan 5: Birokrasi

    “Saya bosan menyampaikan ide lagi. Ide saya yang enam bulan lalu saya sampaikan, belum ada kabarnya apakah diterima atau tidak?”
    Seringkali karyawan atau pelanggan mengeluh karena ide atau usulan mereka tidak ditanggapi. Hal ini bisa saja terjadi karena proses pengambilan keputusan yang lama, atau karena proses birokrasi yang terlalu berliku-liku. Kondisi seperti ini sering mematahkan semangat orang untuk berkreasi ataupun menyampaikan ide dan usulan perbaikan. Biasanya semakin besar organisasi, semakin panjang proses birokrasi, sehingga masalah yang terjadi di lapangan tidak bisa langsung terdeteksi oleh top management karena harus melewati rantai birokrasi yang panjang. Belajar dari pengalaman dan hasil studi di bidang manajemen, banyak organisasi dunia yang sekarang memecah diri menjadi unit-unit bisnis yang lebih kecil untuk memperpendek birokrasi agar bisa lebih gesit dalam berkreasi menampilkan ide-ide segar bagi para pelanggan ataupun dalam kecepatan mendapatkan solusi.


    Hambatan 6: Terpaku pada masalah

    Masalah seperti kegagalan, kesulitan, kekalahan, kerugian memang menyakitkan. Tetapi bukan berarti usaha kita untuk memperbaiki ataupun mengatasi masalah tersebut harus terhenti. Justru dengan adanya masalah, kita merasa terdorong untuk memacu kreativitas agar dapat menemukan cara lain yang lebih baik, lebih cepat, lebih efektif.
    Tahukah Anda bahwa Colonel Sanders menghadapi kesulitan dalam menjual resep ayam goreng tepungnya? Namun, ia tidak terpaku pada kesulitan tersebut, ia memanfaatkan kreativitasnya sampai akhirnya ia mendapat ide untuk menggunakan sendiri resep tersebut dengan mendirikan restoran cepat saji dengan menu utama ayam goreng tepung. Idenya ini terbukti manjur membukukan suksesnya sebagai salah satu pebisnis waralaba terbesar didunia.


    Hambatan 7: “Stereotyping”

    Lingkungan dan budaya sekitar kita yang membentuk opini atau pendapat umum terhadap sesuatu (stereotyping) bisa juga menjadi hambatan dalam berpikir kreatif. Misalnya saja pada zaman Kartini, masyarakat menganggap bahwa sudah sewajarnyalah jika wanita tinggal di rumah saja, tidak perlu pendidikan tinggi, dan hanya bertugas untuk melayani keluarga saja, tidak usah berkarir di luar rumah. Apa jadinya jika wanita-wanita hebat seperti Kartini, Dewi Sartika, Tjut Njak Dhien menerima saja semua pandangan umum yang berlaku di masyarakat saat itu? Mungkin Indonesia tidak akan pernah menikmati jasa yang diperkaya oleh keterlibatan para wanita profesional, misalnya: mendapatkan layanan dokter wanita, menikmati kreasi arsitek dan seniman wanita, mendapatkan hasil didikan guru wanita, mengirim diplomat wanita sebagai duta Indonesia, atau bahkan dipimpin oleh seorang presiden direktur, bahkan presiden (pimpinan negara) wanita.


    Kreativitas memang masih harus ditunjang dengan senjata sukses lainnya. Tetapi, orang yang memiliki dan bisa mengoptimalkan kreativitas mereka bisa menggeser mereka yang tidak memanfaatkan kreativitas mereka. Lalu, bagaimana jika Anda mengalami hambatan untuk mengoptimalkan kreativitas Anda? Tidak perlu panik. Kenali hambatannya, atasi, dan ambil tindakan untuk mengasah kembali kreativitas Anda. Kreativitas itu ibarat sebuah intan, semakin diasah semakin berkilau. Jadi sudah siapkah Anda untuk membuat kreativitas Anda agar semakin berkilau?


    Source: Prof. Roy Sembel,
    Direktur MM Finance and Investment, Universitas Bina Nusantara

    Senin, 27 Juli 2015

    Sukses Menjadi HRD

     
    Sumber Daya Manusia yang didalamnya terdapat pengadaan, pengembangan, kompensasi, pengintegrasian dan terakhir merupakan pemeliharaan yang merupakan serangkaian hal-hal penting yang harus dikuasai oleh perusahaan terutama dalam hal ini bagian HRD (Human Research Development).

    Proses dari mulai pengadaan yaitu tentang bagaimana seharusnya perusahaan merekrut karyawan hingga menempatkan orang tersebut ditempat yang sesuai dengan kemampuannya, kemudian ke tahap tentang bagaimana karyawan-karyawan tersebut kemampuannya dikembangkan dengan cara diberikan pelatihan agar performanya lebih baik dan dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan dan kemudian diberikan kompensasi yang sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya selama di perusahaan. Pengintegrasian diakui merupakan salah satu proses tersulit karena dibutuhkan kesepakatan antara dua pihak dengan kepentingan yang berbeda sama sekali yaitu kepentingan karyawan yang ingin mendapat gaji dan kepentingan perusahaan yang ingin menekan biaya dengan memberikan gaji yang sekecil mungkin. Hingga yang terakhir adalah bagaimana memelihara karyawan tersebut hingga menjadi karyawan yang loyal dan tidak berpindah ke perusahaan lain.

    Hal tersebut di atas haruslah dipahami oleh HRD. Dan jika memang bisa, berarti bagian HRD tersebut bisa dibilang handal. Karena berbagai kepentingan yang berhubungan terutama dengan sumber daya manusia berjalan dengan baik. Nah, bagaimana caranya agar dapat menjadi HRD yang handal dalam menangani bagian sumber daya manusia dalam perusahaan? berikut beberapa tips sebagai bahan referensi Anda yang berniat atau telah menjadi bagian HRD.

    Secara perlahan, departemen HR harus melakukan transformasi dari sekedar berfungsi mengelola personnel administation kepada peran yang lebih strategik, seperti mengelola proses transformasi organisasi dan juga menjadi strategic partners top management. Peran semacam ini perlu dilakukan sebab dengan itulah, pihak departemen HR akan mampu memberikan value added yang makin besar bagi pengembangan kinerja perusahaan.

    Sasaran jangka pendek HR sebaiknya difokuskan pada operational excellence. Disini fokus pekerjaan adalah membereskan beragam tugas dan pelayanan basic yang harus diberikan kepada karyawan, semisal pelayanan pengurusan klaim asuransi, pelayanan database karyawan yang akurat (data absensi, data karyawan, data cuti, data training, dll) dan pelayanan standard SDM lainnya. Basic services ini mesti harus dapat dijalankan dengan ekselen sebelum kita beranjak ke peran jangka menengah yang lebih strategis. Sebab bagaimana mungkin kita akan mampu menjadi partner strategis, kalau database karyawan saja masih acak-acakan, atau kalau job des saja belum tersusun dengan rapi.

    Dalam jangka mengengah dan jangka panjang, departemen SDM harus pelan-pelan melakukan proses pengembangan SDM yang lebih strategis. Dalam fase ini, kita bisa mulai bergerak untuk melakukan pengembangan mutu SDM secara sistematis dan juga berproses meningkatkan peran strategis departemen HR dalam men-drive kinerja bisnis.

    Disini, terdapat sejumlah program atau inisiatif strategis yang layak disebut. Yang pertama misalnya, adalah merumuskan pola manpower planning yang komprehensif dan berdimensi jangka panjang serta dikaitkan dengan proyeksi kebutuhan masa depan perusahaan. Inisiatif kedua, mulai merumuskan kurikulum dan pola pengembangan dan pelatihan SDM secara berjenjang dan sistematis (termasuk didalamnya adalah penyediaan program mentoring, performance coaching ataupun special work assingments).

    Serangkaian program pengembangan ini kemudian juga diukur efektivitasnya secara reguler, serta ditindaklanjuti dengan beragam proses monitoring. Inisiatif ketiga misalnya adalah membangun sistem manajemen kinerja, yang memadukan eveluasi pada aspek kompetensi dan juga aspek pencapaian key performance indicators (KPI). Idealnya, sistem manajemen kinerja ini juga bisa memadukan antara sasaran kinerja perusahaan dengan sasaran kinerja karyawan pada semua level.

    Kamis, 09 Juli 2015

    17 Ide Usaha Sampingan untuk Karyawan Bermodal Kecil

    Usaha sampingan untuk karyawan adalah sesuatu yang lumrah dan tidak dilarang oleh perusahaan. Sayangnya, banyak karyawan yang belum memulai usaha sampingannya karena alasan modal. Banyak juga karyawan yang beranggapan harus memiliki modal besar untuk menjalankan sebuah bisnis sampingan. Tak heran, beberapa dari mereka meminjam uang ke bank sebagai modal usaha. Besar kemungkinan, jika tidak dikelola dengan baik, pinjaman tersebut akan membebani usahanya. Ujung-ujungnya, bukan penghasilan tambahan yang diperoleh, namun stres dan pusing karena harus membayar cicilan dan bunga pinjaman tersebut. Berita baiknya, Anda bisa menjalankan usaha sampingan dengan modal kecil. Berikut 17 ide usaha sampingan yang perlu Rp10 juta atau kurang untuk memulainya. 

    1. Jasa Laundry
    Sekarang ini banyak orang yang ingin serba praktis, tidak terkecuali dalam urusan mencuci dan menyetrika pakain. Ini adalah peluang bagi Anda yang ingin memulai jasa laundry.

    Agar menguntungkan, hal pertama yang perlu Anda pertimbangkan adalah pangsa pasar. Sebaiknya cari tempat yang banyak mahasiswa dan karyawan swasta (atau pegawai negeri sipil). Mengapa? Karena mahasiswa dan karyawan adalah pangsa terbesar jasa ini. Dengan demikian, tidak mengherankan kalau keuntungan yang akan Anda peroleh sebesar 15%-25% (asumsi tarif laundry Rp4.000 s.d Rp6.000 per kilogram).

    Untuk urusan modal, Anda cukup punya uang Rp10 juta. Malahan, menurut Ranap.com, Anda bisa memulainya dengan modal Rp7,5 juta saja. Uang tersebut setengahnya untuk membeli sebuah mesin cuci satu tabung otomatis dan sebuah mesin pengering. Setengahnya lagi untuk membeli perangkat pendukung (misalnya timbangan, plastik, dan setrika) dan gaji seorang pegawai (Rp500 ribu s.d Rp1 juta per bulan).

    2. Menjual pulsa elektrik
    Menjual pulsa merupakan ide bisnis yang menjanjikan karena meningkatnya pengguna telepon seluler. Kabarnya, seorang pebisnis pulsa di Jakarta memiliki omset Rp20 triliun setahun. Jika Anda ingin berbisnis pulsa, Anda bisa memilih pulsa elektrik sebagai tahap awal. Selain tidak berbentuk kartu yang perlu tempat, pulsa elektrik diaktifkan melalui telepon genggam Anda sehingga relatif tidak merepotkan.

    Untuk memulai bisnis pulsa elektrik, modal yang Anda sediakan tidak banyak, yaitu berkisar dari Rp1 juta s.d Rp3 juta. Calon konsumen Anda bisa saja teman sepekerjaan atau tetangga rumah Anda.

    3. Menjual makanan untuk sarapan
    Menyediakan makanan untuk sarapan merupakan ide bisnis sampingan yang menjanjikan bagi Anda. Hal ini karena banyak karyawan yang kerepotan menyediakan sendiri sarapannya. Menariknya lagi, Anda bisa memanfaatkan halaman depan rumah Anda untuk menjual makanan tersebut. Selain itu, menu yang Anda tawarkan bisa beragam, antara lain bubur ayam, nasi uduk, nasi kuning, dan gorengan. Jika Anda sudah beristri, menu tersebut mudah dibuat, bukan?

    Modal yang perlu Anda miliki untuk memulai usaha ini sekitar Rp4 juta per bulan. 80% uang tersebut untuk membeli bahan baku, misalnya telur, beras, daging ayam, tahu, tempe, dan sayuran. Sisanya untuk membeli bahan bakar dan transportasi. Dengan modal sebesar itu, Anda berpeluang mendapatkan penghasilan bersih sebesar Rp2 juta per bulan.

    4. Menjual foto di internet
    Jika Anda hobi fotografi, Anda bisa menghasilkan uang dari foto-foto yang Anda hasilkan. Caranya adalah dengan menjual foto tersebut secara online. Untuk tahap awal, cobalah dua situs penjualan foto terpuler ini: Istockphoto.com (komisi 15% per foto) dan ShutterStock.com (komisi 20-30%). Setelah itu, situs-situs lain yang bisa dicoba adalah Fotolia.com dan StockFresh.com. Siapkan juga akun PayPal Anda agar Anda mudah menerima komisi yang diperoleh dari situs-situs tersebut.

    Modal yang perlu Anda siapkan untuk usaha sampingan ini dapat dibilang tanpa modal. Asumsinya Anda menggunakan kamera digital yang Anda miliki dan dana koneksi internet dimasukkan dalam anggaran bulanan Anda. Menarik, bukan?

    5. Membuat blog
    Anda sadari atau tidak, ngeblog sedang ngetren dalam lima tahun terakhir. Oleh karena itu, ngeblog bisa Anda jadikan sebagai pekerjaan sampingan untuk menghasilkan uang tambahan. Contohnya, saat saya menjadi karyawan swasta dulu, saya melakukan hal tersebut.

    Pondasi untuk menghasilkan banyak uang dari blog adalah postingan berkualitas. Anda bisa mencobanya dengan menulis postingan sesuai pekerjaan Anda sekarang. Sebagai contoh, jika Anda bekerja sebagai teknisi listrik, Anda bisa membuat blog dengan topik kelistrikan. Strategi ini akan memudahkan Anda dalam pembuatan postingan. Mengapa? Sederhana saja, karena Anda sudah tahu dan mengalami apa yang hendak ditulis.

    Berita bagus lainnya adalah modal yang perlu Anda sediakan untuk memulai ngeblog paling banyak Rp1 juta setahun. Asumsinya, Anda membeli domain dan hosting di penyedia hosting lokal, dan membuat postingan sendiri. Bahkan, bisa tanpa modal jika Anda menggunakan platform blog gratisan, misalnya Blogspot.com.
    Blog menghasilkan uang dari mana saja? Silakan temukan jawabannya pada postingan saya di Blogodolar yang berjudul 10 Cara Menghasilkan Uang dari Blog Berbahasa Indonesia Anda.

    6. Membuat toko online
    Seperti halya ngeblog, membuat toko online juga sedang ngetren. Salah satu alasannya adalah gaya berbelanja masyarakat sekarang yang mulai bergeser ke gaya berbelanja online. Di lihat dari sisi barang yang dijual, Anda bisa menjual barang sendiri atau barang orang lain. Barang fisik yang umum dijual para pelaku toko online adalah pakain, obat herbal, kerajinan khas daerah, tas, dan kaos. Sementara itu, barang digital yang populer dijual adalah ebook, software, musik, theme, plugin, dan video tutorial.

    Modal yang perlu Anda siapkan untuk membuat toko online tidak besar. Sebagai contoh, modal Anda bisa seperti modal ngeblog di atas jika Anda mampu mendesain sendiri toko online Anda. Jangan khawatir, karena sekarang ini banyak template gratis toko online. Sekalipun harus membeli, banyak juga template yang harganya di bawah Rp300 ribu.

    Hal menarik lain adalah Anda tidak harus repot mengirim barang jika Anda menggunakan sistem dropshipping. Para dropshipper-lah yang akan mengirim barang tersebut ke pembeli Anda. Salah satu dropshipper lokal yang bisa Anda coba adalah Supplier.id.

    7. Jasa cuci motor
    Di lingkungan Anda banyak pemilik motor? Mengapa tidak Anda coba membuat jasa cuci motor. Jenis usaha sampingan ini relatif mudah dibanding jasa cuci mobil. Dari sisi peralatan pun cukup sederhana, Anda hanya perlu menyediakan pompa air, kompresor, kain lap, shampoo motor, dan peralatan semir ban motor.

    Sementara itu, dari sisi modal, Anda cukup memiliki Rp2 juta untuk memiliki jasa cuci motor sederhana. Modal ini lebih besar (Rp10 juta) jika Anda ingin membuat jasa cuci motor yang lebih profesional. Alokasinya adalah Rp2 juta untuk sewa tempat, Rp5 juta untuk membeli peralatan, dan Rp3 juta untuk gaji seorang pegawai dan biaya operasional.

    8. Jual beli motor bekas
    Jual beli motor bekas bisa juga Anda coba untuk memulai bisnis sampingan. Selain tidak merepotkan, usaha sampingan ini memiliki supply dan demand yang besar. Faktanya, menurut majalah Kontan, penjualan motor Honda untuk bulan Maret 2015 mencapai 386.100 unit. Kekurangan usaha ini adalah banyak motor yang tidak lengkap surat-surat kendaraannya, onderdil aslinya sudah diganti dengan yang palsu, dan hasil curian.
    Untuk memulai jual beli motor, Anda tidak mesti memiliki modal besar. Bahkan, Anda tidak perlu modal uang jika Anda sebagai makelar. Cukup dengan modal kepercayaan saja, Anda bisa meraup sejumlah keuntungan. Misalnya, motor bekas milik tetangga Anda tawarkan ke sejumlah rekan kerja Anda. Salah satu dari mereka membeli motor tersebut sehingga Anda mendapatkan sejumlah keuntungan. Belum lagi bila Anda mendapat komisi dari pemiliki motor tersebut.

    Jika pun harus mengeluarkan modal, mulailah dengan membeli motor bekas di bawah Rp10 juta. Dengan modal tersebut, Anda bisa memiliki dua motor bebek bekas yang siap dijual. Perihal harga, sesekali pantau harga motor bekas secara online. Misalnya saja, harga motor bekas Yamaha di OLX.co.id.

    9. Membuat warkop sederhana
    Ide bisnis sampingan lain yang bisa Anda coba adalah membuat warung kopi (warkop) sederhana. Usaha ini sangat cocok bila lokasi rumah Anda atau tempat yang Anda sewa terletak di seputar kampus atau kawasan industri.

    Secara hitung-hitungan di atas kertas, bisnis warkop sangat menjanjikan karena keuntungan yang diperoleh bisa berlipat-lipat. Sebagai contoh, modal segelas kopi adalah Rp2.000 dan Anda menjualnya seharga Rp4.000. Selain itu, Anda juga bisa menjual makanan dan minuman lain, seperti jus, teh manis, gorengan, dan mie instan rebus/goreng. Menarik bukan?

    Bukan hanya itu, warkop sederhana ini bisa Anda perbesar nantinya jika omsetnya terus bertambah. Dengan demikian, mungkin saja Anda mengikuti jejak Yayank S. Sahara yang sukses berbisnis kedai kopi sekelas kedai kopi merek ternama.

    Berapa modal yang diperlukan untuk memulai usaha warkop sederhana? Anda bisa memulainya dengan modal Rp10 juta. Uang tersebut sebagian besar dialokasikan untuk membeli sejumlah peralatan (gelas, sendok, kursi, meja, dan lain-lain) dan menyewa tempat jika bukan menggunakan rumah Anda.

    10. Jasa desain grafis
    Anda karyawan yang bekerja di perusahaan desain grafis atau menyukai desain grafis? Anda bisa menghasilkan uang dari keterampilan tersebut. Sebagai contoh, Anda bisa membuat jasa desain kartu nama, logo, baju, maskot, poster, booth dan interior.

    Jangan khawatir kalau di lingkungan tempat kerja Anda belum atau tidak ada konsumennya. Anda bisa memanfaatkan pasar desainer online yang ada di Indonesia, seperti Sribu.com dan Projects.co.id. Bila bisa berbahasa Inggris, Anda bisa mencoba pasar desainer internasional untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Beberapa situs luar negeri yang biasa digunakan desainer graifis Indonesia adalah 99designs.com, Elance.com, dan Upwork.com (dulu bernama Odesk.com).

    Perihal modal, jika Anda menggunakan pasar desain online, Anda cukup punya uang untuk membayar koneksi internet saja sepanjang Anda menggunakan perangkat atau software desain yang Anda miliki. Terlebih, jika Anda rutin tiap bulan mengeluarkan dana untuk internetan, bisa dibilang jasa desain grafis online ini tanpa modal.

    11. Jasa les privat
    Anda memiliki keterampilan dalam berbahasa atau bermusik? Jika ya, keterampilan tersebut bisa Anda jadikan usaha sampingan dengan mendirikan jasa les privat. Bukan hanya menghasilkan uang, les privat tersebut bisa juga mengasah keterampilan Anda sehingga Anda tidak melupakannya.

    Sebagai contoh, Anda yang mahir berbahasa Inggris bisa membuka kursus bahasa Inggris untuk anak-anak sekolah dasar yang ada di lingkungan tempat tinggal Anda. Anda yang pintar bermain gitar atau piano bisa membuka les privat gitar atau piano di rumah Anda.

    Biaya les privat yang harus dibebankan terhadap peserta bergantung pada kondisi ekonomi di tempat Anda. Jika kondisi ekonomi masyarakat kurang, tetapkan harga kursus setengahnya dari harga di kota besar. Jika sebaliknya, tetapkan harga yang sama dengan harga les privat serupa di kota besar. Harga tersebut bisa Anda peroleh dengan mencarinya di internet atau bertanya kepada teman Anda yang berdomisili di kota besar.

    Jika Anda ingin membuat les privat yang sederhana namun cukup nyaman bagi peserta, Anda cukup mengeluarkan biaya di bawah Rp1,5 juta dengan asumsi Anda tidak menyewa tempat kursus. Modal ini untuk membeli kursi, meja, papan tulis, spidol, penghapus, dan air mineral.

    12. Menjual pakaian murah
    Menjual pakaian murah bisa Anda lakukan untuk membuat bisnis sampingan. Selain sebagai kebutuhan primer manusia, pakaian juga tahan lama. Kekurangan bisnis ini adalah biasanya banyak orang yang mengutang sehingga menghambat perputaran modal dan keuntungan Anda.

    Berapa modal yang harus Anda miliki untuk memulai usaha menjual pakaian murah? Untuk tahap awal, Anda cukup punya Rp10 juta untuk membeli sejumlah pakaian murah dari sejumlah grosir. Sebagai contoh, Dewagrosir.com menawarkan bermacam-macam pakaian murah, antara lain daster seharga Rp18 ribu, mukena bali Rp57 ribu, busana muslim Rp25 ribu, dan sarung tenun Rp28 ribu. Untuk membandingkan harga-harga tersebut dan mencari tahu harga pakaian lain seperti baju anak, baju tidur, dan kaos distro, silakan Anda kunjungi situs-situs grosir pakaian berikut:
    • http://deltagrosir.com
    • http://www.tanahabangpgmta.com
    • http://www.bursatanahabang.com

    13. Jasa menjahit pakaian
    Istri Anda pintar menjahit pakaian? Mengapa keterampilannya tersebut tidak Anda wadahi dengan membuat jasa menjahit pakaian. Selain memaksimalkan hari isteri Anda (misalnya punya banyak waktu luang karena anak-anak sedang sekolah), usaha ini juga relatif tidak perlu ruangan khusus. Anda bisa memanfaatkan ruang keluarga untuk memulainya. Meskipun demikian, isteri Anda sebaiknya memiliki ide-ide kreatif tentang model pakaian agar jasa menjahit Anda bisa bersaing dengan jasa menjahit yang sudah Anda. Dari sisi modal, Anda bisa memulainya dengan uang sebesar Rp2 juta. Menurut situs peluangusahakecil.co, uang tersebut digunakan untuk membeli mesin jahit, mesin obras, dan sejumlah perlengkapan lain.

    14. Jasa penerjemahan
    Jika Anda seorang karyawan yang mahir suatu bahasa, Anda bisa menghasilkan uang dengan membuka jasa penerjemahan. Usaha sampingan ini relatif tidak merepotkan karena Anda bisa lakukan sebelum atau sesudah kerja. Bahkan, jika Anda libur, Anda bisa optimal menjalankan usaha ini.

    Jasa penerjemahan bisa dibilang tanpa modal jika Anda sudah memiliki laptop, mesin cetak, dan tiap bulannya rutin internetan. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan Google Translate jika Anda sekarang tidak punya kamus untuk melihat arti kata-kata asing yang Anda tidak ketahui.

    Anda bisa membuka jasa penerjemahan ini di lingkungan tempat tinggal Anda atau bergabung di pasar online yang menyediakan jasa penerjemahan. Dua situs yang bisa Anda coba adalah Freelancer Indonesia dan Sribulancer.

    15. Jasa pengetikan
    Seperti halnya jasa penerjemahan, Anda umumnya tidak perlu modal menjalankan jasa pengetikan. Meskipun demikian, jasa pengetikan sebaiknya Anda pilih jika Anda tinggal di lingkungan sekolah atau kampus. Jamak diketahui, banyak siswa dan mahasiwa yang malas mengetik tugas atau skripsinya. Perihal tarif, Anda bisa menawarkan tarif per halaman atau jumlah kata. Sebagai contoh, Rp2.000 untuk per halaman.

    16. Menjual aneka kue
    Istri Anda hobi membuat aneka kue? Hobi tersebut bisa Anda maksimalkan untuk membuka toko aneka kue. Anda bisa menjual kue basah maupun kue kering. Kue basah antara lain brownies kukus, bika ambon, dadar gulung, banana cake, bolu coklat, lapis legit, klepon, apem, onde-onde, dan kue cucur. Sementara itu, kue kering yang bisa Anda jual antara lain walnut cream cheese, sandwich coklat mint, nastar nanas, putri salju, cookies lemon, dan kukis selai kacang coklat. Jika belum tahu resep membuat kue-kue kering tersebut, silakan lihat di bacaresepdulu.com.

    Berapa modal yang harus dikeluarkan untuk memulai bisnis sampingan aneka kue? Tidak terlalu banyak. Menurut Bisnisukm.com, Anda bisa membuka toko aneka kue dengan modal Rp10 juta selama satu bulan pertama dengan asumsi Anda tidak menyewa tempat. Rinciannya, Rp9 juta untuk bahan baku (Rp300 ribu x 30 hari), Rp300 ribu untuk biaya gas, dan Rp250 ribu untuk biaya listrik dan air.

    17. Makelar properti
    Di lingkungan tinggal Anda ada perumahan atau apartemen baru? Jika ya, Anda bisa menjadi makelar properti tersebut dengan menawarkan ke teman-teman kerja Anda. Tentu saja, Anda harus bekerja sama dulu dengan pihak pemasaran properti tersebut sehingga Anda tahu batas profit atau bonus yang akan Anda dapatkan seandainya Anda bisa menjual sebuah unit atau lebih.

    Untuk menjadi makelar properti, Anda tanpa perlu modal dalam bentuk uang. Modal yang Anda perlukan berupa kepercayaan, baik dari pemilik atau calon pembeli properti. Selain itu, Anda mesti memiliki sedikit ilmu pemasaran agar lancar menawarkan properti ke teman-teman kerja Anda atau orang lain.

    Modal kecil mestinya bukan menjadi penghambat Anda dalam memiliki usaha sampingan karena banyak usaha sampingan untuk karyawan bermodal kecil. Pilih salah satu dari 17 ide usaha sampingan di atas yang cocok dengan situasi dan kondisi Anda. Setelah itu, buat rancangan bisnisnya sehingga Anda bisa mengelola usaha sampingan tersebut dengan baik, tanpa mengganggu produktivitas kerja Anda sebagai karyawan.

    Jumat, 12 Juni 2015

    Perusahaan yang berkembang dengan semakin banyak karyawan akan mulai mengalami kesulitan pengelolaan. Anda membutuhkan program Bamboomedia PAYROLL 3.0  yang sudah di sempurnakan fitur dengan tampilan fullview dan kecepatan akses jaringan yang baik. Bamboomedia PAYROLL 3.0 didesain untuk memberikan solusi praktis perusahaan anda. Pastikan perusahaan menggunakan solusi ini demi kemudahan bisnis dan pengelolaan karyawan sebagai aset terpenting  perusahaan anda. Proses gaji bulanan yang rumit dan membosankan kini bisa anda lakukan dengan cepat, tepat, dan menyenangkan.
    Fitur :
    Setting Hari Kerja, THR, Cuti Karyawan, Shift Kerja ( Hingga 3 Shift), Tunjangan Masa kerja, PPh 21, Manajemen Data karyawan, Manajemen Shift kerja Karyawan, Absensi Otomatis ( menggunakan bercode/Scaner, absensi Manual, Finger Print), Pinjaman/kasbon, Pembayaran gaji, Pembayaran Uang saku, pembayaran THR, Pembeyaran biaya-biaya lain-lain, History karyawan, Evaluasi Karyawan, Surat tugas, Laporan – laporan ( termasuk cetak formulir pph 21).

    Telah support untuk mesin Fingerprint merk :
    BIOFINGER Seri AT-300, AT-800, AT-550 dan AF-300, AF-402
    SOLUTION Seri X100-C,X102-C,X103, X103-C


    Kini Program Penggajian Karyawan PAYROLL 3.0 bisa di order via :

    LAZADA : http://www.lazada.co.id/bamboomedia-program-payroll-30-sistem-penggajian-karyawan-oranye-1192102.html

    ELEVENIA : http://www.elevenia.co.id/prd-bamboomedia-program-payroll-3-0-sistem-penggajian-karyawan-6005237


    QOO10 INDONESIA : http://list.qoo10.co.id/item/BAMBOOMEDIA-PROGRAM-PAYROLL-3-0/428230177